Belum pernah nulis kode sama sekali? Nggak apa-apa, kami mulai dari nol. Kamu yang ngetik di laptopmu, kami temani langkah demi langkah, sampai aplikasinya jadi dan terpasang di HP kamu.
Diajar langsung praktisi AI profesional dari komunitas CCC Jepang, Malaysia, dan Indonesia
Ini Jatah Harian, aplikasi asli yang dibuat dengan cara yang sama seperti di kelas. Aplikasi buatanmu nanti lebih sederhana, tapi langkah-langkahnya sama.
Tiap minggu kami ngumpul di grup dan kelas Zoom. Anggotanya bukan cuma dari Indonesia — ada juga yang dari Jepang dan Malaysia.
anggota di grup WhatsApp Career Code Club ID
anggota di komunitas Telegram CCC Community
orang ikut kelas Zoom terakhir kami. Bedanya, di kelas yang ini kamu nggak cuma nonton — kamu ikut ngetik sampai aplikasimu jadi.
Bukan karena kamu tiba-tiba jadi pintar. Alat buat bikinnya yang sekarang jauh lebih gampang dipakai orang biasa.
Ini contoh aplikasi yang bisa kamu bangun sendiri setelah kelas. Bukan sekali jadi — semuanya hasil revisi berkali-kali sampai rapi. Yang kamu pelajari di kelas justru itu: cara memperbaiki dan menyempurnakan aplikasimu sendiri, sampai sebagus ini.
Aplikasi yang sama juga bisa dibuka di laptop lewat browser, baik Mac maupun Windows. Tapi di kelas 3 jam ini kita fokus ke aplikasi HP dulu. Versi laptop biasanya dikerjakan sendiri setelah kamu paham caranya.
Semua aplikasi ini nyimpan datanya di HP kamu sendiri, jadi besok dibuka lagi isinya masih ada. Bawa ide sendiri? Di menit 15–45 kami bantu kecilkan idenya, biar realistis selesai dalam tiga jam.
Kelas ini baru kami anggap berhasil kalau di menit ke-160 aplikasimu benar-benar nyala di HP kamu.
Bisa diisi, disimpan, dibuka lagi besok — isinya masih ada. Dibikin dari nol bareng-bareng, bukan template yang tinggal ganti nama.
Dipasang pas kelas, langsung dicoba. File-nya bisa kamu kirim lewat WhatsApp ke karyawan, rekan kerja, atau siapa pun yang mau pakai.
Kelas bubar bukan berarti kamu ditinggal. Kamu masuk grup diskusi peserta, jadi kalau nyangkut pas ngoprek sendiri di rumah, tinggal tanya di situ.
Kami tunjukkan di layar: file mana yang diunggah, formulir apa yang diisi. Jadi kalau nanti mau menerbitkan sendiri, kamu sudah tahu jalannya.
Setengah jam pertama buat paham dulu, sisanya praktik. Ada istirahat 15 menit di tengah, tenang.
Aplikasi yang perlu dipasang sudah dikirim sehari sebelumnya. Lima belas menit ini dipakai memastikan layar semua orang sudah siap.
Isi sebuah aplikasi Android itu apa saja, dan file mana yang nanti diunggah ke Play Store. Sekalian kamu tentukan aplikasimu mau buat apa: nyimpan data apa, tombolnya apa saja.
Kami ngetik di layar, kamu ngetik di layarmu. Layar pertama muncul, tombolnya berfungsi, data yang kamu isi tersimpan. Satu jam penuh, langkah demi langkah.
Kopi dulu. Kepala capek bikin salah ketik di bagian penting.
Aplikasimu diubah jadi satu file APK — file inilah yang dipasang di HP Android. Habis itu dicoba beneran: isi data, tutup, buka lagi. Bagian yang bikin senyum sendiri.
Ditunjukkan langsung di layar: mulai dari file mana yang dipilih, isian apa yang diminta, sampai tombol kirimnya.
Pertanyaan yang belum kejawab dibereskan, plus arahan kalau kamu mau belajar lebih dalam.
Bukan kamu, dan itu memang yang bikin ini mungkin. Kamu cukup mengetik permintaan pakai bahasa Indonesia biasa — "bikinin aplikasi buat catat pesanan, ada nama menu, jumlah, sama totalnya" — lalu asisten AI (Claude dan GPT Codex) yang menuliskan kodenya. Tugas kamu: mengecek hasilnya, mencoba, dan minta dibetulkan sampai pas. Cara kerja seperti ini namanya vibe coding.
Alatnya gratis dan siapa pun bisa pasang hari ini juga. Yang bikin beda cuma dua: tahu cara memintanya, dan tahu harus apa waktu mentok. Dua hal itu yang kita latih selama 3 jam.
Kamu langsung jadi programmer, atau aplikasimu langsung terbit di Play Store hari itu juga. Dua-duanya nggak akan terjadi dalam 3 jam.
Kamu pulang bawa satu aplikasi buatan sendiri yang benar-benar jalan di HP, plus tahu langkahnya kalau mau bikin aplikasi berikutnya.
Materi dibuka di layar pemateri, kamu tinggal ikuti dari laptopmu sendiri.
Tiga hal yang paling sering terjadi setelah orang bisa bikin aplikasi sendiri.
Ganti buku catatan dengan aplikasi buatan sendiri. Nggak ada biaya langganan bulanan, dan bisa kamu ubah kapan saja sesuai cara kerjamu.
Warung sebelah, klinik teman, sekolah saudaramu — mereka butuh aplikasi sederhana seperti ini. Sekarang kamu bisa membuatkannya, dan pekerjaan seperti itu wajar dibayar.
Rekap manual yang tiap minggu makan waktu dua jam bisa kamu bereskan sendiri, tanpa nunggu antrean tim IT. Hal seperti ini kelihatan sama atasan.
Dua pemandu di satu kelas: satu mengajar di depan, satu lagi bantu peserta yang ketinggalan. Keduanya praktisi AI yang tiap hari pakai alat ini buat kerjaan beneran.
Pendiri Career Code Club Indonesia. Sehari-hari membuat aplikasi dan website untuk usaha yang beneran jalan.
AI digital marketer dan owner brand Si Jengki yang sudah mendunia.
Kira-kira sama dengan sekali makan berdua di luar. Bedanya, yang ini pulangnya bawa aplikasi — plus tetap ditemani grup diskusi setelah kelasnya bubar.
Dirancang buat yang belum pernah ngoding sama sekali.
Bayarnya lewat Lynk.id. Setelah bayar, kamu langsung dapat cara masuk grup peserta — jadwal kelas dan link Zoom-nya diumumkan di situ. Kuota dibatasi biar semua peserta kebagian dibantu.
Bisa. Kelas ini memang dibuat khusus buat yang belum pernah ngoding sama sekali. Mulai dari nol, pelan-pelan, dan nggak ada peserta yang ditinggal.
Tiga hal: laptop yang masih lancar buka browser, internet yang stabil selama 3 jam, dan satu HP Android buat mencoba hasilnya. Daftar aplikasi yang perlu dipasang dikirim sehari sebelum kelas lewat grup peserta.
Aplikasi sederhana yang kepakai sehari-hari: catat pesanan dan pemasukan, absensi karyawan, daftar tugas tim, atau stok barang. Boleh bawa ide sendiri — nanti kami bantu kecilkan cakupannya biar selesai dalam 3 jam.
Semua data tersimpan di HP kamu sendiri. Artinya: nggak perlu sewa server, nggak ada biaya bulanan, dan isinya nggak dikirim ke mana-mana.
Masih. Setelah Zoom selesai kamu tetap di grup diskusi peserta — mau nanya soal aplikasimu, minta dicek, atau bingung pas nyoba sendiri di rumah, tinggal tulis di grup. Selain itu ada bimbingan bareng komunitas CCC yang jalan rutin, jadi belajarnya nggak berhenti di hari kelas.
Bisa. Kamu pulang bawa catatan perintah yang dipakai di kelas. Mau nambah tombol, ganti tampilan, atau nambah fitur baru — caranya sama persis seperti yang kita latih bareng.
Nggak. Di kelas kami cuma tunjukkan cara unggahnya biar kamu paham prosesnya. Untuk benar-benar terbit, kamu perlu akun Play Console dari Google yang berbayar, lalu menunggu aplikasimu diperiksa mereka.
Tetap bisa ikut sampai aplikasinya jadi file APK. Tapi file APK cuma bisa dipasang di HP Android, nggak bisa di iPhone. Kalau mau ikut mencoba pas kelas, pinjam dulu satu HP Android.
Klik tombol daftar mana pun di halaman ini, nanti kamu diarahkan ke halaman pembayaran Lynk.id. Bayar Rp149.000 di sana, lalu kamu masuk grup peserta. Jadwal kelas terdekat dan link Zoom-nya diumumkan di grup itu. Mau tanya-tanya dulu sebelum bayar? Chat WhatsApp kami dulu juga boleh.
Tiga jam bareng, Rp149.000 sekali bayar, dan kamu pulang bawa aplikasi buatan sendiri yang beneran jalan di HP.
Daftar sekarang →